Menyesap Hangatnya Cinta di Kota London

london coverTidak ada kata terlambat untuk mengungkapkan rasa cinta. Tidak ada juga jarak yang akan menghalangi seseorang untuk mengutarakan perasaannya yang selama ini terpendam. Cinta tidak hanya memabukkan, tapi juga mampu melahirkan keajaiban.

Dan, cinta jugalah yang membawa Gilang menuju Fitzrovia. Dengan tekad yang kuat untuk mengungkapkan perasaannya terhadap Ning, sahabat yang telah lama ia cintai, Gilang pun nekat melangkahkan kakinya di tepian Sungai Thames dengan ditemani tetesan hujan.

Sayangnya, menyatakan cinta itu bukanlah tindakan yang mudah untuk dilakukan. Adakalanya Gilang merasa tidak yakin dan takut untuk mengungkapkannya. Ia takut akan hasil dari jerih payahnya itu.

Namun, cinta memang penuh keajaiban. Di tengah kebimbangannya, Gilang dipertemukan dengan seorang gadis misterius berambut ikal yang selalu muncul saat hujan dan menghilang begitu hujan reda. Gadis itu pula yang membuat Gilang berani untuk menaklukkan ketakutannya akan ketinggian melalui London Eye.

Tidak hanya itu, Gilang juga dipertemukan dengan orang-orang yang membuatnya mengerti makna cinta dan kejujuran. Namun, lagi-lagi, ketakutan melandanya. Meski demikian, Gilang menyerahkan segalanya pada nasib. Ia tak tahu, perjalanan ini akan membuahkan hasil baik atau tidak tentang hubungannya dengan Ning. Yang Gilang tahu, ia tidak akan mendapatkan jawaban yang pasti jika ia tetap memendam perasaannya itu.

*****
London merupakan seri terbaru dari Setiap Tempat Punya Cerita. Novel yang ditulis oleh Windry Ramadhina ini akan mengajakmu menyusuri keindahan Kota London melalui ketinggian London Eye, hamparan Sungai Thames, dan guratan lukisan di Tate Modern.

Sembari menikmati rintik hujan Kota London, kamu juga akan diajak untuk mengikuti perjalanan penuh perjuangan, penantian, dan keharuan dari seorang lelaki yang mencoba jujur akan perasaan cintanya terhadap seorang gadis. Bersama GagasMedia, langkahkan kakimu menuju hangatnya cinta di tengah dinginnya kabut Kota London.

 

vertical horizontal
  • Naskah Satu Bulan dari Amerika Serikat

    Shita Hapsari—lebih akrab dipanggil Shita—merupakan salah satu pemenang Kompetisi Menulis 7 Deadly Sins. Wanita kelahiran 1981 ini tinggal di Amerika Serikat bersama sang suami sejak 2011. Shita, yang dulunya bekerja sebagai seorang arsitek dan desainer interior, kini memutuskan fokus mengembangkan hobi menulisnya.

    Read More...

  • Budaya Solo dalam Kisah Persahabatan

    Berasal dari kota kecil bernama Sukoharjo (yang terletak di selatan Kota Solo), Naima Khoiru Nisa—yang dipanggil Naima—berhasil menjadi salah satu dari tujuh pemenang Kompetisi Menulis 7 Deadly Sins GagasMedia. Perempuan kelahiran tahun 1990 ini mengirimkan naskah dengan harapan ia bisa mewujudkan impiannya untuk menjadi seorang penulis dan menerbitkan novel.

    Read More...

  • Beautiful Liar: Terinspirasi Oleh Kancil si Pencuri Timun

    Mungkin nama Dyah Rinni tidak lagi terdengar asing bagi sebagian orang yang pernah membaca karyanya yang berjudul Unfriend You, terbitan GagasMedia, maupun novel-novelnya yang lain. Penulis yang biasa dipanggil Dee ini juga berhasil menjadi pemenang Kompetisi Menulis 7 Deadly Sins yang diadakan oleh GagasMedia.

    Read More...

  • Penentu di Balik Kompetisi Menulis 7 Deadly Sins

    Di balik Kompetisi Menulis 7 Deadly Sins yang berakhir beberapa bulan silam, terdapat para juri yang memberi penilaian dan berperan besar dalam menentukan tujuh naskah yang patut menjadi pemenang. Juri yang terlibat dalam kompetisi ini adalah Bernard Batubara – editor sekaligus penulis ...

    Read More...

  • Tantangan Menulis bersama Windry Ramadhina

    Windry Ramadhina akan datang ke Bandung dan menantang kamu untuk menulis. Kalau kamu bisa nulis lebih dulu dari Windry Ramadhina, GagasMedia akan mentraktirmu makan siang. Tertarik? Begini caranya:

    Read More...

Artikel

PENULIS